Kamis, 18 Juli 2013

Fiorentina Sepakat Dengan Manchester City Soal Jovetic


Jovetic akan segera berseragam Manchester City

Manchester City kembali kedatangan pemain baru. Setelah meresmikan transfer Alvaro Negredo dari Sevilla, kini Stevan Jovetic menjadi nama berikutnya yang didatangkan. Hal ini terjadi setelah selesainya negosiasi antara Fiorentina dan Manchester City yang sepakat di angka transfer 22 juta pounds. Jovetic dijadwalkan akan menjalani tes medis jumat ini.

Manchester City trus bergerak cepat. Mereka serius dengan usahanya demi merebut gelar Liga Primer dari rival sekotanya, Manchester United. Jovetic merupakan permintaan langsung dari pelatih baru, Manuel Pellegrini yang menginginkan pengganti sepadan dari Carlos Tevez, yang sudah hengkang ke Juventus.

Dengan kedatangan Jovetic dan pencetak 26 gol di Liga Spanyol, Alvaro Negredo, City total menghabiskan dana lebih dari 90 juta pounds yang didalamnya sudah termasuk transfer Jesus Navas sebesar 15 juta pounds dan Fernandinho sebesar 30 juta pounds. Fakta ini sangat bertentangan dari pernyataan Pellegrini sebelumnya yang ingin mengubah kebijakan transfer City dan lebih banyak memberi kesempatan bermain bagi pemain akademi.

Jovetic, 23 tahun, mencetak 13 gol musim lalu di 31 pertandingannya di Liga Italia bersama Fiorentina. Pemain asal Montenegro ini sempat dikaitkan dengan Juventus, Arsenal, dan Manchester United. Pemain yang dijuluki Messi dari Montenegro ini akan segera diperkenalkan oleh City bersama denga  Alvaro Negredo, keduanya diharapkan mampu mendongkrak performa lini serang City yang kinerjanya musim lalu tidak maksimal.

Kedatangan Jovetic dan Soldado sendiri tentu saja membuat masa depan striker City lainnya, Edin Dzeko menjadi suram. Gagal menunjukkan performa terbaiknya sejak hengkang ke City dan lebih sering duduk di bangku cadangan memang sudah sejak lama membuat Dzeko gerah, apalagi dengan kedatangan 2 striker baru tentu membuatnya ragu untuk bertahan. Saat ini baru Napoli yang gencar berupaya mendapatkan tanda tangan pemain asal Bosnia tersebut.

Di pihak lain, Pellegrini sendiri sudah meninggal rombongan tur City yang saat ini sedang menjalani tur pra musim di Afrika Selatan. Pellegrini meninggalkan rombongan dengan alasan keperluan pribadi yang mengharuskan dirinya kembali ke kampung halamannya, Chile. Brian Kidd, sang asisten Pellegrini yang menggantikan peran mantan pelatih Malaga itu saat City dikalahkan Amazulu FC 2-1, memberi konfirmasi soal kepergian bosnya tersebut.

Dia mengatakan, "Manuel (Pellegrini) harus kembali ke Chile karena alasan keperluan pribadi, kami harap dia bisa hadir saat kami terbang ke Hongkong, tapi saat ini kami masih belum yakin," kata Kidd dilansir dari BBC.

"Kami ingin Pellegrini tetap disini untuk berbagai alasan, tim telah disiapkan dengan baik olehnya untuk menghadapi laga ini. Kami telah bekerja sangat bagus di dua pertandingan berat disini (Afrika Selatan)."

Manchester United Siapkan 60 Juta Pounds Untuk Bale


Sempat meredup, kini isu seputar Bale memanas kembali

Manchester United akan menyiapkan total dana sebesar 60 juta pounds untuk merekrut sayap Tottenham Hotspurs, Gareth Bale. Bale disiapkan untuk menjadi pembelian pertama MU di bawah nahkoda pelatih baru, David Moyes. Kabar ini mengemuka setelah CEO MU, Ed Woodward meninggalkan rombongan klub yang sedang berada di Australia menuju Inggris yang dipercaya akan melakukan negosiasi transfer pemain.

Gareth Bale, merupakan pemain terbaik Liga Inggris musim lalu yang juga sedang diminati oleh Real Madrid. MU diyakini akan memecahkan rekor transfernya sendiri senilai 30.8 juta pounds saat merekrut Dimitar Berbatov guna mengamankan jasa Bale. Bale memang sudah sejak lama menjadi incaran MU setelah adanya ketertarikan dari Moyes sendiri yang berdasarkan pada ketidakpuasannya dengan kualitas pemain sayap MU.

Dengan mendatangkan Gareth Bale tentu akan membuat MU mengalami peningkatan mental yang signifikan dan menimbulkan ketakutan bagi tim-tim lain sehingga berujung pada kesuksesan MU meraih gelar. Woodward sendiri diyakini tak hanya mengurus soal Bale, dia juga akan berupaya untuk bernegosiasi dengan pihak Barcelona demi mendatangkan Francesc Fabregas.

MU tentu dihadapkan pada situasi pelik dimana baru mendatangkan pemain muda asal Uruguay Guillermo Varela dari Penarol seharga 1 juta pounds. MU akan berusaha mengimbangi pergerakan rivalnya, Manchester City yang baru saja merekrut 2 pemain baru dan sudah sangat dekat merekrut Negredo dan Jovetic. Dengan kedatangan Bale, Fabregas dan satu pemain bintang, diyakini adalah Cristiano Ronaldo, tentu MU sangat mungkin akan mengungguli rival sekotanya tersebut.

Di pihak lain, presiden Tottenham, Daniel Levy, tidak membuka sedikit pintu bagi klub-klub yang menginginkan Bale. Levy beralasan kalau Bale masih sangat diperlukan oleh Tottenham demi mencapai target menembus Liga Champions dan merebut trofi. Keengganan Levy untuk menjual Bale terlihat dari digunakannya Bale sebagai model dalam pengenalan seragam baru Tottenham. Hal ini pulalah yang membuat Real Madrid sebagai salah satu klub peminat mundur teratur.


Rabu, 17 Juli 2013

Manchester United dan Barcelona Kejar Marquinhos


Marquinhos laris manis diburu klub-klub besar Eropa.

Bek muda AS Roma, Marquinhos, menjadi incaran klub-klub besar Eropa. Setelah Manchester United dan Barcelona, muncul Chelsea dan Manchester City yang kesengsem untuk mendatangkan pemain berusia 19 tahun ini. Bahkan, klub kaya raya PSG telah melayangkan tawaran senilai 30 juta pounds demi mendapatkan servisnya.

Barcelona merupakan peminat lama Marquinhos. Pelatih Barca, Tito Vilanova, sudah tertarik padanya sejak dirinya masih berkarir di Brazil. Vilanova menganggap kalau bakat besar yang dimiliki Marquinhos bisa mengantarkannya menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia.

Manchester United muncul sebagai kompetitor lainnya. Mulai kendurnya performa Rio Ferdinand dan Nemandja Vidic membuat David Moyes selaku pelatih memikirkan calon penerusnya. MU disebut-sebut sangat ambisius mendatangkannya, apalagi dengan fakta kalau Roma juga sudah memberi lampu hijau pada klub manapun yang ingin mendekatinya.

AS Roma memang terancam kehilangan pemain terbaiknya, setelah Daniele De Rossi yang selangkah lagi ke Chelsea, kini bek muda Marquinhos yang menjadi incaran klub-klub besar Eropa. Menanggapi hal ini presiden Roma, James Palotta santai dan malah menyebut kalau semua pemain Roma masuk ke dalam bursa transfer.

Agen dari Marquinhos pun tak menampik adanya tawaran dari klub-klub tersebut atas kliennya. Dia mengatakan, "Roma telah mengatakan pada kami kalau ada kemungkinan Marquinhos akan dijual, dan kami akan menghormati tiap keputusan yang mereka buat," ungkap agen Marquinhos, Roberto Calenda.

"Ada tawaran dari PSG, Manchester United, dan Barcelona. Dan tentu saja tak menutup kemungkinan, Roma akan menerima tawaran salah satu dari mereka."

PSG saat ini diyakini sebagai yang terdepan atas perburuan Marquinhos. Tak lain dan tak bukan adalah kesediaan klub asal Paris ini membayar harga pemain timnas Brazil u20 ini sebesar 30 juta pounds. Namun, hal itu belum menutup kemungkinan klub lain untuk mendaratkannya. Pihak Roma sendiri akan menggelar pertemuan dengan Marquinhos dan agennya guna membahas soal masa depannya.

Barcelona: Kami Inginkan Thiago Silva


Thiago Silva menjadi target utama presiden Barcelona

Sandro Rosell mengaku kalau Barcelona memang tertarik dengan Thiago Silva. Presiden klub Barcelona ini juga menambahkan kalau Thiago Silva merupakan permintaan dari pelatih Tito Vilanova untuk memperkuat lini belakang. Rosell pun mengisyaratkan kalau harga bukan jadi masalah baginya.

Thiago Silva, Bek tengah asal Brazil ini datang ke Paris Saint Germain musim lalu dari AC Milan dan dikontrak selama 5 musim. Pemain 28 tahun ini merupakan kunci sukses PSG meraih gelar Liga Prancis ,dan sekaligus mampu memimpin skuad tim nasional Brazil menjuarai Piala Konfederasi 2013. Thiago Silva menjadi target utama Barcelona sejak lama demi usaha klub mempertahankan gelar Juara Liga Spanyol.

Sempat ditampik oleh si pemain sendiri kalau dirinya sedang bernegosiasi dengan Barcelona dan menegaskan dirinya masih bahagia di PSG, Rosell justru  terang-terangan mengakui ketertarikan klubnya atas nama Thiago. Dia pun menambahkan kalau harga bukan jadi soal baginya, jika saja PSG selaku pemilik Thiago mau bernegosiasi.

"Thiago Silva adalah pemain yang kami mau, petinggi klub serta pelatih (Tito Vilanova) menginginkan hal yang sama. Ketika adanya kesempatan bagi kami untuk bernegosiasi dengannya, maka harga bukanlah jadi masalah," kata Rosell saat wawancaranya dengan 8tv stasiun televisi lokal.

"Kami sedang mengincar pemain yang klubnya menganggap uang bukan jadi masalah (PSG), dan jika mereka tidak memperbolehkan kami bernegosiasi dengannya (Thiago Silva), maka tak ada yang bisa kami lakukan."

"Yang paling penting adalah bagaimana si pemain sendiri (Thiago Silva) yang datang dan mencoba bernegosiasi dengan kami," kata Rosell menyikapi soal kemungkinanya merekrut Thiago Silva.

Rosell tentu saja ingin mengabulkan permintaan pelatihnya akan sosok bek tengah baru. Apalagi, guna menyambut musim depan, Barcelona hanya menyisakan Gerard Pique dan Carles Puyol yang berposisi sebagai bek tengah murni. Barca juga dikabarkan mengincar David Luiz, namun Thiago menjadi target utama.

Usaha Barca menggaet Thiago Silva tentu akan menemui jalan terjal. Masalah utamanya tentu saja dari keengganan klubnya, PSG untuk melepasnya ke klub lain. Status Thiago sebagai pemain bintang dan jaminan di lini belakang menyulitkan Barca mendatangkannya. Namun Barca tak menyerah, kabarnya Barca sudah mengutus perwakilannya demi menggoda Thiago dan agennya sendiri agar meminta kepada klubnya untuk melepaskannya.

Kita tunggu saja perkembangannya. Bagaimana Barcelonistas? setuju dengan kedatangan Thiago?

Selasa, 16 Juli 2013

Thiago: Guardiola Adalah Alasan Saya Memilih Bayern

Thiago tolak Mu demi Bayern Munchen


Pemain baru Bayern Munchen, Thiago Alcantara, mengaku kalau alasan dirinya memilih Bayern Munchen ketimbang Manchester United adalah karena kesempatan untuk kembali dilatih Pep Guardiola. Thiago Alcantara resmi direkrut Bayern Munchen dengan harga mencapai 22 juta pounds dari Barcelona.

Kapten tim nasional Spanyol u21 ini resmi berseragam klub peraih Treble Winners musim lalu ini dan akan dikontrak untuk 4 musim ke depan. Thiago menambahkan kalau dirinya tak sabar untuk segera mengikuti latihan pra musim bersama rekan-rekan barunya dan tentu saja dilatih oleh pelatih baru Bayern, Pep Guardiola.

"Saya telah mengenalnya (Guardiola) sejak saya masih dalam akademi La Masia (akademi junior Barcelona). Saya harus berterima kasih padanya atas apa yang sudah saya raih selama ini," kata Thiago dalam konferensi pers pengenalan dirinya di Munchen.

Reunited: Thiago Alcantara revealed that Pep Guardiola (right), his former boss at Barcelona, was the inspiration behind his £22million move to Bayern Munich, which was completed on Tuesday
Thiago dan Guardiola bereuni kembali

"Saya tak pernah dilatih oleh pelatih sepertinya, dia pelatih yang unik. Setelah Piala Eropa u21 selesai, saya langsung ditelpon oleh Guardiola, dan sejak saat itu, saya memutuskan akan bermain untuk Bayern Munchen."

"Saya telah mendiskusikan hal itu (kepindahannya) kepada klub (Barcelona) sejak akhir musim lalu. Saya ingin mencoba tantangan baru," tutup Thiago.

Thiago akan menjadi pembelian kedua Bayern Munchen di era baru Pep Guardiola setelah sebelumnya telah kedatangan Mario Gotze dari Dortmund. Dengan adanya Gotze dan Thiago tentu persaingan di lini tengah Bayern akan semakin panas. Tercatat dalam satu posisi lini tengah bisa diperebutkan oleh 3 sampai 4 pemain. Menyikapi hal ini, presiden Bayern, Karl Heinz Rummenigge, menanggapinya dengan positif.

"Saya rasa itu fantastis," kata Rummenigge dalam konferensi persnya.

"Pelatih (Guardiola) memiliki banyak pilihan dalam skuad yang besar dan tentu saja akan ada kompetisi yang besar untuk mendapat tempat di skuat utama."

"Kami tak membeli dia (Thiago) karena dia tahu cara Barcelona. Kami membelinya karena dia adalah pesepakbola yang berbakat."

Thiago telah membuktikan kalau dirinya merupakan salah satu pemain berbakat baik di klub maupun di timnas Spanyol. Dia mampu menembus skuad utama Barcelona saat umurnya belum menginjak 21 tahun dan mampu menjadi bagian dari sukses Barca meraih berbagai gelar. Di timnas pun demikian, dia mencetak hattrick di laga final Piala Eropa u21 saat menghadapi Italia yang berbuah juara.

"Ini adalah kota yang spesial dengan antusiasme yang tinggi. Ada hasrat yang tinggi akan sepakbola di kota ini," lanjut Thiago di tempat terpisah dilansir oleh DailyMail.

"Hanya ada beberapa tim yang setara dengan Bayern Munchen dan Barcelona. Ini adalah tim yang kuat (Bayern Munchen). Saya takkan menyebutkan klub-klub kuat tersebut, tapi saya akan bermain di klub-klub itu satu demi satu."

Pertandingan pertama Thiago sebagai pemain Bayern adalah menghadapi mantan klubnya, Barcelona di Allianz Arena di laga persahabatan pra musim. Laga persahabatan ini merupakan bagian dari kesepakatan transfer Thiago sendiri.

"Saya siap secara fisik dan mental," lanjut Thiago mengomentari laga debutnya tersebut. "Barcelona memiliki pemain yang sebagian besar adalah kawan saya, mereka pasti mengharapkan saya yang terbaik dan berharap saya beruntung bermain di klub ini. Tapi, mereka sekarang adalah lawan dan saya siap menghadapi mereka."





Manchester United Harus Pecahkan Rekor Transfer Untuk Fabregas


Fabregas ingin tetap bertahan namun ragu akan posisinya

Barcelona kabarnya siap menjual Cesc Fabregas ke Manchester United. Dilansir oleh Mirror, syaratnya adalah MU harus memecahkan rekor transfer klub dan membayar sebesar 31 juta pounds untuk menggunakan jasanya. Barcelona sendiri diyakini mau menjual Fabregas asalkan mendapatkan keuntungan besar atas penjualannya.

Manchester United sebelumnya telah melayangkan tawaran kepada kubu Barcelona untuk Fabregas senilai 25 juta pounds. Tapi, tawaran itu telah ditolak dan MU pun siap untuk memenuhi tuntutan harga dari Barcelona senilai 31 juta pounds, yang juga akan memecahkan rekor transfer klub atas nama Dimitar Berbatov yang ditransfer dari Tottenham Hotspurs senilai 30.8 juta pounds pada 2008.

Walaupun sebelumnya, pelatih Tito Vilanova dan Fabregas sendiri telah membantah isu hengkangnya tersebut, tapi disinyalir Barcelona telah membuka pintu bagi klub manapun yang menginginkannya. CEO MU yang baru, Ed Woodward dipercaya akan segera terbang ke Spanyol guna menegosiasikan soal Fabregas demi mengabulkan permintaan pelatih MU, David Moyes, yang sebelumnya telah ditolak oleh Thiago Alcantara.

Nasib Fabregas sendiri di Barcelona belum jelas. Dalam 2 musim karirnya di Barca, dirinya selalu menjadi pelapis bagi pemain-pemain senior macam Xavi Hernandez dan Anders Iniesta. Tak jarang dirinya harus ditempatkan di posisi sayap atau False Nine demi mendapat tempat di skuad utama. Kedatangan Neymar bulan lalu menjadi pertimbangan dirinya apakah tetap bertahan dan menjadi cadangan atau hengkang ke MU dan mencoba tantangan baru.

MU memang dihadapkan dengan problem lini tengah yang serius. Ketergantungan besar pada sosok Michael Carrick dan pensiunnya gelandang Paul Scholes membuat lini tengah menjadi fokus utama. Menyikapi kemungkinan kedatangan Fabregas, kiper Manchester United asal Spanyol, David De Gea, mengungkapkan rasa senangnya. Dia juga menyebutkan kalau akan sangat menyenangkan bermain dengan pemain asal Spanyol lainnya.

"Akan sangat hebat jika Fabregas datang ke MU, kata De Gea, "akan sangat bagus bermain dengan pemain asal Spanyol lainnya di Manchester United."

"Dia adalah pemain yang sangat hebat, sangat berkualitas, dan tahu caranya untuk menang. Kamu akan selalu menginginkan pemain seperti itu untuk bisa bergabung."

Resmi: Cavani Berlabuh ke PSG


Cavani meresmikan kedatangannya ke PSG.

Paris Saint Germain telah meresmikan pemain barunya, Edinson Cavani, yang didatangkan dari Napoli senilai 55 juta pounds. Pemain asal Uruguay ini akan dikontrak untuk durasi 5 musim ke depan. Cavani akan disiapkan untuk berduet dengan striker Zlatan Ibrahimovic dan tentu saja membuat lini depan PSG makin menakutkan.

Edinson Cavani, 26, merupakan salah satu striker terbaik yang pernah merumput di Eropa dalam 3 musim terakhir. Tercatat dalam 136 pertandingan bersama Napoli di semua ajang, dia mampu mengoleksi total 102 gol. Menyikapi selesainya proses transfer Cavani, presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi mengungkapkan kebahagiannya, "Transfer Edinson Cavani membuktikan kalau kami PSG mampu menarik pemain terbaik dunia untuk bermain disini," kata Al-Khelaifi.

"Cavani tergoda karena karena rencana klub di masa depan dan dirinya sangat senang dapat bergabung ke klub yang ambisius seperti kami. Dia tak sabar untuk memulai musim baru dengan tantangan baru pula."

"Kami sangat senang dan bangga dapat menghadirkan seorang pemain dengan kualitas dan bakat terbaik di dunia kepada para suporter kami," tutupnya.

Transfer Cavani sekaligus menobatkan dirinya sebagai pemain termahal yang pernah dibeli oleh klub Prancis. Mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Radamel Falcao yang dibeli oleh AS Monaco dari Atletico Madrid senilai 50 juta pounds pada bulan lalu.

Cavani, yang sempat dijadikan target utama oleh Manchester City, Chelsea, dan Real Madrid ini mengaku kalau keputusannya memilih bergabung dengan PSG murni karena tertarik untuk mencoba tantangan bermain di level yang lebih tinggi. Dia juga mengaku kalau bermain di bawah asuhan Laurent Blanc merupakan suatu kehormatan.

"Saya berterima kasih kepada semua orang yang mewujudkan transfer ini. Ini merupakan Proyek yang bagus," kata Cavani dalam jumpa pers perkenalan dirinya di Paris.

"Saya juga berterima kasih kepada semua elemen di Napoli yang keluar dari jalurnya hanya untuk mewujudkan transfer ini."

"Saya datang disini dengan penuh kebahagiaan, penuh percaya diri, sangat lapar dan sangatlah termotivasi untuk meraih berbagai trofi."

PSG akan menjadi klub keempat bagi Cavani, setelah memulai debutnya bersama Danubio (Uruguay) kemudian bermain pertama kali di Italia bersama Palermo, kemudian terakhir membela panji Napoli. Kedatangan Cavani tak juga disukai oleh semua pihak, salah satunya dipercaya adalah Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia ini kabarnya memikirkan untuk hengkang setelah menolak untuk berbagi peran dengan Cavani.